Welcome My Room

Welcome My Room


"Sabar iku lire momot kuwat nandhang sakehing coba lan pandhadharaning ngaurip"
sabar itu merupakan sebuah kemampuan untuk menahan segala macam godaan dalam hidup, yg tentunya nanti bisa untuk mendewasakan diri kita masing-masing

Senin, 23 April 2012

Kaya Yang Tercerahkan

Kaya Yang tercerahkan
Apakah harus kita sesali jika kita dilahirkan dalam kondisi kekurangan?
Apakah harus kita sesali jika kita dilahirkan dalam kondisi pas-pasan?
Maksudnya pas mau beli mobil, pas ada uang, pas mau beli rumah pas ada uang, pasa mau jalan-jalan…eh pas ada uang juga, hee..hee..hee.
Tentu tidak perlu menyesal. Yang kita perlukan adalah rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, yang dengan rahmat-Nya kita bisa tetap diberikan kehidupan seperti saat ini.
Semua orang memiliki hak atas kekayaan yang ada dimuka bumi ini. Bagaikan samudera, kekayaan yang diciptakan Allah SWT tidak akan habis, meskipun setiap hari diambil oleh manusia. Dan pastikan ketika mengambil kekayaan kita harus pakai ember, jangan pakai sendok teh..karena akan cepat habis..hee..hee..hee.
Setiap kita sebenarnya diberi nikmat yang tidak bisa kita ukur dengan mata uang apapun di dunia. Setiap kita diberikan organ tubuh yang lengkap dari ujung kepala sampai ujung kaki dengan lengkap oleh Tuhan YME. Artinya sebenarnya kita semua adalah kaya, karena kita telah memiliki organ yang sempurna sejak kita dilahirkan.
Untuk itu mari kita gunakan kekayaan yang kita miliki untuk menjemput kekayaan-kekayaan kita berikutnya. Optimalkan semua yang ada pada diri kita agar memberikan manfaat yang seluas-luasnya. Satu hal yang mungkin dilupakan adalah terkadang kita tidak sabar dalam menjemput kekayaan kita tersebut.
Mengapa banyak oknum pejabat yang korupsi? Yach..karena mereka tidak sabar dalam menjemput kekayaannya, sehingga harus instan untuk kaya dengan cara korupsi.
Mengapa orang berbuat jahat kepada orang lain untuk meraih kekayaannya? Yach..karena ia tidak sabar untuk menjemput kekayaan dengan merampas hak orang lain.
Artinya bahwa kita harus memiliki sikap sabar dalam menjemput kekayaan kita. Kita tidak boleh secara instan dalam meraih kekayaan dengan menciderai orang lain.
Selain itu sikap kita atas kekayaan itu juga harus tepat. Kalo orang memilih biar miskin asal bahagia, menurut saya tidak adil. Mengapa..?
Karena kalo miskin maka hal yang dilakukan akan terbatas, tidak bisa memilih pendidikan yang baik, tidak bisa berobat ke dokter yang baik jika sakit, tidak bisa rekreasi yang layak, dll. Artinya kalo miskin maka kita tidak akan bisa berbuat banyak, membantu orang lain, memilih pendidikan yang, kesehatan yang baik, dll.
Artinya karena kaya itu pilihan, maka kita harus memilih kaya dan bahagia. Sudah tentu kaya tidak hanya diukur dengan materi saja. Kaya berarti bisa memberi manfaat bagi banyak orang. Itulah prinsip kaya yang tercerahkan, yaitu kaya yang bisa bermanfaat bagi banyak orang dan membuat orang lain menjadi bahagia.
Orang kaya yang tercerahkan bagaikan lebah yang menghisap sari bunga. Disamping mendapatkan sari bunga, tapi lebah tadi bisa membantu penyerbukan, yang akan menghasilkan buah. Orang kaya tercerahkan prinsipnya mengumpulkan kekayaan, tapi dalam proses mencarinya ia bisa membuat orang lain tambah kaya, tambah semangat, dan tambah bahagia. Kaya yang bermanfaat. To be continue..masjoen

Tidak ada komentar:

Posting Komentar