Kaya Yang tercerahkan
Apakah harus kita sesali jika kita dilahirkan dalam kondisi kekurangan?
Apakah harus kita sesali jika kita dilahirkan dalam kondisi pas-pasan?
Maksudnya pas mau beli mobil, pas ada uang, pas mau beli rumah pas ada
uang, pasa mau jalan-jalan…eh pas ada uang juga, hee..hee..hee.
Tentu tidak perlu menyesal. Yang kita perlukan adalah rasa syukur kepada
Tuhan Yang Maha Kuasa, yang dengan rahmat-Nya kita bisa tetap diberikan
kehidupan seperti saat ini.
Semua orang memiliki hak atas kekayaan yang ada dimuka bumi ini.
Bagaikan samudera, kekayaan yang diciptakan Allah SWT tidak akan habis,
meskipun setiap hari diambil oleh manusia. Dan pastikan ketika mengambil
kekayaan kita harus pakai ember, jangan pakai sendok teh..karena akan
cepat habis..hee..hee..hee.
Setiap kita sebenarnya diberi nikmat yang tidak bisa kita ukur dengan
mata uang apapun di dunia. Setiap kita diberikan organ tubuh yang
lengkap dari ujung kepala sampai ujung kaki dengan lengkap oleh Tuhan
YME. Artinya sebenarnya kita semua adalah kaya, karena kita telah
memiliki organ yang sempurna sejak kita dilahirkan.
Untuk itu mari kita gunakan kekayaan yang kita miliki untuk menjemput
kekayaan-kekayaan kita berikutnya. Optimalkan semua yang ada pada diri
kita agar memberikan manfaat yang seluas-luasnya. Satu hal yang mungkin
dilupakan adalah terkadang kita tidak sabar dalam menjemput kekayaan
kita tersebut.
Mengapa banyak oknum pejabat yang korupsi? Yach..karena mereka tidak
sabar dalam menjemput kekayaannya, sehingga harus instan untuk kaya
dengan cara korupsi.
Mengapa orang berbuat jahat kepada orang lain untuk meraih kekayaannya?
Yach..karena ia tidak sabar untuk menjemput kekayaan dengan merampas hak
orang lain.
Artinya bahwa kita harus memiliki sikap sabar dalam menjemput kekayaan
kita. Kita tidak boleh secara instan dalam meraih kekayaan dengan
menciderai orang lain.
Selain itu sikap kita atas kekayaan itu juga harus tepat. Kalo orang
memilih biar miskin asal bahagia, menurut saya tidak adil. Mengapa..?
Karena kalo miskin maka hal yang dilakukan akan terbatas, tidak bisa
memilih pendidikan yang baik, tidak bisa berobat ke dokter yang baik
jika sakit, tidak bisa rekreasi yang layak, dll. Artinya kalo miskin
maka kita tidak akan bisa berbuat banyak, membantu orang lain, memilih
pendidikan yang, kesehatan yang baik, dll.
Artinya karena kaya itu pilihan, maka kita harus memilih kaya dan
bahagia. Sudah tentu kaya tidak hanya diukur dengan materi saja. Kaya
berarti bisa memberi manfaat bagi banyak orang. Itulah prinsip kaya yang
tercerahkan, yaitu kaya yang bisa bermanfaat bagi banyak orang dan
membuat orang lain menjadi bahagia.
Orang kaya yang tercerahkan bagaikan lebah yang menghisap sari bunga.
Disamping mendapatkan sari bunga, tapi lebah tadi bisa membantu
penyerbukan, yang akan menghasilkan buah. Orang kaya tercerahkan
prinsipnya mengumpulkan kekayaan, tapi dalam proses mencarinya ia bisa
membuat orang lain tambah kaya, tambah semangat, dan tambah bahagia.
Kaya yang bermanfaat. To be continue..masjoen
Tidak ada komentar:
Posting Komentar